Fobis.ID > Film > Film Money Shot Netflix, Ungkap Sisi Gelap Situs Dewasa Pornhub

Film Money Shot Netflix, Ungkap Sisi Gelap Situs Dewasa Pornhub

FOBIS.ID – Netflix Studios kali ini menggarap film dokumenter berjudul Money Shot: The Pornhub Story yang disutradarai oleh Suzanne Hillinger.

Film ini mengungkap sisi gelap perusahaan, Hillinger (produser nominasi Oscar “Stranger at the Gate”) menyoroti Pornhub, perusahaan situs pornografi yang merevolusi di pasar digital.

Alur pada situs pornografi Pornhub sangat simpel yakni Pertama digambar dengan tangan (tatto).

Atas keserakahan video dipindah ke kaset video dan DVD, tiba di Internet, kemudian di zaman Pornhub, itu meledak di Internet.

Baca Juga: Film Netflix Maret: Temani Awal Bulan Ramadhanmu!

Saat itulah inovasi porn-on-the-computer menjadi revolusi semua-pornografi-sepanjang-waktu.

Money Shot: The Pornhub Story merupakan sebuah film dokumenter yang tayang pada 15 Maret di Netflix.

Film ini mengisahkan tentang keunggulan budaya atau pentingnya pornografi di zaman kita.

Kenyataan yang tersembunyi dalam bayang-bayang, begitulah sebutan untuk film pornografi satu ini.

Tidak bisa dielak begitulah produsen film ini menyentuh aspek-aspek utama tentang bagaimana pornografi saat ini diproduksi dan dikonsumsi.

Terutama bagaimana teknologi telah membantu melariskannya. Film ini mengeksplorasi kisah tentang bagaimana Pornhub, situs porno terbesar di dunia.

Yang menjadi penangkal kontroversi ketika dituduh sebagai tempat yang mendukung perdagangan seks dan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Baca Juga: Menang Oscar! Ini 5 Film Michelle Yeoh Tahun 2023

Anda akan mengira tidak akan ada dua sisi dari masalah itu. Tetapi seperti yang dikatakan oleh Money Shot (tembakan uang) secara persuasif.

Bahwa pornografi mungkin menjadi topik hangat, tetapi semakin dekat kita melihatnya, semakin kita menyadari bahwa tidak ada yang sederhana tentangnya (pornografi)

Sinopsis Film Money Shot

Film Money Shot Netflix, Ungkap Sisi Gelap Situs Dewasa Pornhub
YouTube Netflix

Film ini dibuka dengan potret bisnis tentang bagaimana Pornhub, sekitar 15 tahun yang lalu, menjadi pengubah permainan di dunia video dewasa online.

Porno sudah berkembang pesat di Internet, tetapi belum pernah ada supermarket materi eksplisit yang begitu luas dan tampaknya tak ada habisnya.

Situs Pornhub menampilkan jutaan video, penghasilan dari video yang diunggah ke internet nantinya akan dibagi ke pekerja seks.

Tetapi sebagian besar video juga diposting secara anonim, dan gratis.

Seiring dengan berjalannya video tersebut menampilkan sebuah ketegaran dan tabu, semua hanya dengan sekali klik.

Apakah situs seperti Pornhub mewakili normalisasi pornografi ekstrim?

Dalam hal ini memang bisa dikatakan bahwa itu benar.

Tetapi meskipun “Money Shot” tidak melihat terlalu jauh ke dalam, dengan berfokus pada bagaimana situs itu benar-benar beroperasi, ia menangkap cerita di balik cerita yakni:

Bagaimana semangat pornografi yang bisa menjadi sebuah perusahaan penghasil uang dan mengalami perubahan besar.

Di tahun 70-an, pornografi telah menjadi bisnis yang sangat menguntungkan, sebagian besar dikendalikan oleh Mob.

Di tahun 80-an, didukung oleh video rumahan, itu tumbuh sebagai bisnis dan menjadi lebih utama, dilambangkan dengan meningkatnya keunggulan media seperti AVN Awards.

Fakta Mengenai Alur Film

Tetapi di era Internet pornografi sudah menjadi lebih keriting dan fetishistik dan ekstrim, berkembang menjadi entitas korporat.

Pornhub adalah anak perusahaan dari MindGeek, sebuah perusahaan yang dimiliki secara pribadi di Luksemburg tetapi berbasis di Montreal.

Situs Pornhub mendapat 3,5 miliar kunjungan per bulan, lebih banyak dari Netflix, Yahoo, atau Amazon.

Itu telah memasarkan dirinya sendiri dengan papan reklame di Times Square.

Dan sebagian besar keuntungannya berasal dari iklan (mendapat 3 miliar tayangan iklan per hari).

Situs ini dijalankan sangat mirip dengan raksasa Internet lainnya, pemasaran media melalui pengoptimalan mesin telusur, dan menambang selera pengguna.

Dalam film sutradara bersama istrinya bertemu dengan beberapa pekerja seks yang memasarkan video dan layanan interaktif di Pornhub.

Seperti Gwen Adora, yang menjelaskan aspek bisnisnya, atau Siri Dahl, artis porno yang berbicara tentang bagaimana pendapatannya melonjak ketika dia mulai menggunakan situs tersebut.

Sebagai mal pornografi global de facto, Pornhub mengerahkan energi kapitalistik yang menyaring, dengan cara yang memberdayakan, kepada para pekerja yang terikat padanya.

Sisi Gelap yang Digambarkan

Sisi gelap dari Pornhub adalah formatnya yang serba bisa memungkinkannya menjadi surga bagi video yang menggambarkan korban perdagangan manusia, pelecehan seksual anak, dan pemerkosaan.

Situs tersebut pernah diserang oleh aktivis yang dipimpin oleh Laila Mickelwait, kemudian oleh Nicholas Kristof dari The New York Times, yang telah menghabiskan bertahun-tahun dalam perang salib untuk menyoroti kengerian perdagangan seks.

Pada 4 Desember 2020, Kristof menerbitkan artikel opini di Times, berjudul “The Children of Pornhub,” yang meledakkan isu tersebut menjadi sebuah fenomena.

Untuk sesaat, sepertinya revolusi Pornhub akan runtuh dengan sendirinya.

Tapi daripada argumen menumpuk kata Mickelwait dan Kristof,meding menyerukan moderasi konten yang lebih besar, untuk melarang unduhan, dan hanya mengizinkan pengguna terverifikasi untuk memposting video.

Dia juga meminta perusahaan yang berbisnis dengan Pornhub, terutama perusahaan kartu kredit untuk mengakhiri hubungan dengan perusahaan Porhub, yang terdengar seperti bentuk boikot yang ampuh.

Karena tekanan publik, kebanyakan dari mereka melakukannya. Tetapi film dokumenter tersebut menegaskan bahwa orang-orang utama yang dirugikan adalah para pekerja seks di Pornhub.

Situs itu sendiri menghasilkan sebagian besar uangnya dari iklan spanduk non-perusahaan.

Tentu saja, masalah yang lebih besar adalah Jenis konten apa yang harus diizinkan oleh perusahaan seperti Pornhub? Dan di sinilah kebebasan teknologi menjadi rumit.

Eksekutif Pornhub awalnya menanggapi protes tersebut dengan menghapus hampir 10 juta video.

Dan film dokumenter ini membuktikan tantangan luar biasa dalam menugaskan moderator untuk menimbang, dan menyetujui, konten situs seperti Pornhub.

Juga muncul beberapa protes terhadap Pornhub, dengan alasan bahwa situs tersebut harus ditutup.

Penasaran dengan film dokumenter garapan Netflix satu ini? Kalian bisa langsung menonton di bioskop online Netfix.

Demikian review film Money Shot: The Pornhub Story. Semoga Bermanfaat!

Ikuti Kami di Google News

Tinggalkan komentar